Rabu, 20 Agustus 2008

I Got Myself Shocked

(a theoretical review about the Socrates' method)

Metode yang benar – benar membuat orang “terkejut”. No offense terhadap orang – orang yang dikasi’ syok terapi tapi ini bertujuan demi membuat pembaharuan dengan karakter yang lebih progresif.

KAYAK GIMANA SIH…..?
Macem – macem sih, dan emang di jaman dahulu kala, Sokrates terkenal karena suka memberikan metode ini. Bentuknya bisa berupa:
- Memberi kasus terus – menerus, sehingga menuntut seseorang untuk menyelesaikan suatu hal dengan akurat dengan kontrol emosi yang cepat, hehehe.
- Memberikan tugas2 yang multi tasking
- Memberi limited facilities dengan tuntutan perfect result dengan tujuan supaya kita mampu mamaksimalkan segala kemampuan diri dan fasilitas yang ada.

KOK GITU SIH…
Semuanya bertujuan untuk membuat orang yang di-syok terapi lebih mampu mengaktualisasikan diri dan mengimplementasikan ilmu yang dimiliki ke dalam kehidupan bermasyarakat. Walaupun rasanya bete banget di awal.

TAPI INGET…!
Bagi personal yang akan memberikan syok terapi musti wajib, kudu atau harus meluruskan niatnya selurus – lurusnya. Bahwa ini demi peningkatan kualitas diri bersama. Bukan untuk pemanfaatan SDM orang lain soalnya kalo gitu namanya pelanggaran HAM. Dan kalo niatnya kayak gitu: “I beg that to oppose…!”
Ardhi: 21/08/08