Postingan

Concerning in Public Mental Health during COVID-19 Pandemic, Counsellors Speak…

Gambar
What happened in the second quarter of 2020 was something that shook the world. The outbreak of the COVID-19 pandemic besides causing the spread of the disease itself, it also has a devastating effect on the global financial crisis. Thus, even though they are not exposed to physical illness, many people have undergone mental health problems during this pandemic.A millennial woman who is also a legal practitioner, Agita Pasaribu, has a special concern for public mental health due to the pandemic. For that reason, she took the initiative to form Bullyid Indonesia, a non-profit organization that has provided a digital channel for free psychiatric and legal counseling since May 2020.The Platform
Agita said, "The Bullyid Indonesia platform, apart from providing counseling for mental health and legal issues, also provides action services both in the realm of law and information technology". In this case, if a client feels intimidated by cyberbullying, the hatespeech material that a…

Kaleidoskop 2020: Perjuangan Luar Biasa

Gambar
Ide membuat kaleidoskop aktivitas ini sebenarnya sudah tercetus sejak 2019, hanya saja karena tahun lalu adalah tahun yang sangat padat karya bagi kami, sehingga susah untuk mengumpulkan semua co-partners dalam sebuah foto sesi. Tak bisa dipungkiri, ketika memasuki kuartal kedua tahun ini dan pandemi meradang, telah memberikan tantangan besar bagi Ardhi Widjaya & Co. Tantangan tersebut mulai dari mempertahankan bisnis klien dan bahkan mempertahankan bisnis kami sendiri mengingat banyak klien kami di industri pariwisata yang sangat terdampak oleh pandemi COVID 19. Dengan memanfaatkan waktu yang ada, akhirnya kami realisasikan foto sesi dalam rangka merekap berbagai peristiwa dan dinamika kerja yang kami lalui dalam bentuk kaleidoskop 2020. Identitas Baru Kami mengawali tahun 2020 dengan mengganti logo baru yang memiliki tampilan lebih artsy dan catchy. Dengan tetap mengusung identitas korporat kami yang dominan hijau tosca dan putih, logo tersebut dikreasikan oleh Guntur Novianto. T…

Masa Pandemi/ Tidak, Begini Sebaiknya Cara Kampus Swasta Bermanuver!

Gambar
Dengan semakin berkembangnya potensi karir dan bisnis, hal ini membuat bermunculan berbagai macam pekerjaan maupun profesi yang belum pernah ada sebelumnya. Sebagai penunjang kompetensi dalam merespon disrupsi tersebut, tidak heran banyak sekolah tinggi atau institut yang melakukan inovasi dengan memperluas segmentasi pasar mahasiswanya dengan menjadikannya sebagai sebuah universitas (swasta). Tentu saja sebagai universitas, lembaga pendidikan swasta ini akan memiliki beberapa fakultas dengan jurusan-jurusan yang aplikatif di dunia kerja maupun bisnis. Namun jika ditinjau dari sisi pemasaran, apakah hal itu sudah dirasa cukup?
Sales Call Hampir semua universitas swasta melakukan canvasing ke daerah-daerah untuk menggaet calon mahasiswa baru. Meski klasik, pendekatan model ini masih menjadi sarana pemasaran yang aplikatif. Untuk pelaksanaannya di era "new normal", tetap dapat dilakukan dengan membuka kerjasama dengan sekolah untuk berkomunikasi melalui daring. Setidaknya mela…

Introvert Menjadi Public Relations, Bisakah?

Gambar
“It’s a smarter form of marketing that starts with listening and it’s called Public Relations
-Stephen Waddington-
Begitulah secuplik ungkapan yang disampaikan Stephen Waddington, pakar Public Relations dari United Kingdom selama 2 dekade ini. Jika kemampuan mendengar menjadi daya pikat seorang Public Relations, dengan demikian introvert-pun tentu berpotensi dalam bidang pekerjaan ini. Dalam pandangan orang awam, introvert terkenal sebagai pribadi yang pendiam dan suka menyendiri, sedangkan ektrovert lebih terbuka, gemar berkumpul dan menjadi pusat perhatian.
Percayalah, sebenarnya seorang introvert tidak se-awkward itu. Ketertarikan seseorang akan dunia PR tentu dilatarbelakangi berbagai hal, bisa karena kegemaran bertemu banyak orang ala seorang ekstrovert bahkan pula eksplorasi passion untuk mendengarkan lebih dalam ala seorang introvert, dia yang lebih menyukai diskusi berbobot dan memecahkan masalah dengan mengurainya secara mendetail terutama jika sedang sendirian dalam suasana te…

Strategi Internal Relations Perusahaan Paska Krisis

Gambar
Belum pernah terbayangkan sebelumnya jika wabah virus yang menimpa sebuah kota di China pada akhir 2019 lalu mampu menyebar ke sebagian besar belahan dunia termasuk Indonesia di tahun 2020. Hal yang menjadi kekhawatiran bahkan bagi pihak-pihak yang tidak terkena penyakit dari virus tersebut adalah dampak ekonominya, terutama sektor industri hospitality & pariwisata.
Pada saat artikel ini ditulis, terlihat beberapa industri hospitality seperti perhotelan berupaya mengeksplorasi potensi yang dimiliki untuk tetap berjuang di tengah pandemik. Sebagai contoh dengan menawarkan menu catering box maupun frozen food. Strategi pemasaran menjadi pilihan ke-sekian dan lebih mendahulukan strategi untuk bertahan.
Ibarat peribahasa badai pasti berlalu, para pebisnis tentunya juga optimis pandemik yang berimbas pada krisis ekonomi ini juga akan berlalu. Setelah itu, tentunya banyak tantangan baru yang harus dihadapi khususnya di ranah internal public relations, yakni hubungan dengan para invest…

Sentuh Sindrom FOMO Dalam Pemasaran

Gambar
Sindrom FOMO yang merupakan singkatan dari Fear Of Missing Out adalah kondisi ketika seseorang takut dianggap kudet (kurang update), tidak kekinian apalagi trendy. Mengingat fenomena dunia maya yang kian cepat dengan munculnya informasi membuat masyarakat digital (netizen) makin mudah terdorong dalam sindrom FOMO tersebut.
Psikologi berperan besar dalam banyak kampanye maupun promosi yang sukses dan FOMO adalah salah satu strategi psikologis terbesar yang dapat Anda gunakan untuk meningkatkan keberhasilan upaya promosi. FOMO menjadi sebuah kekuatan ketika konsumen saat akses gadget mereka dan mendapat informasi baru mereka merasa “kok si ini sudah ngikutin tren itu sih”. Ini berlaku untuk pengguna dari semua kelompok umur.
Pengguna yang mengalami FOMO lebih cenderung terlibat di media sosial, dan dapat didorong untuk melakukan pembelian dipengaruhi oleh rasa ketakutan tersebut. Karena itu, ini merupakan alat yang sangat berguna bagi pemasar yang tidak boleh diabaikan. Terdapat empat …

Ada Warung Di Hotel Adhisthana

Gambar
Sebutlah "Warung Lawas", sebuah restauran dengan interior unik dan iringan lagu-lagu lawas yang berada di area hotel Adhistana yang terletak di area Prawirotaman - Yogyakarta. Penamaan Warung Lawas sejak 17 Mei 2019 ini merupakan hasil rebranding dari nama sebelumnya yakni Cafe Lawas 613. 
Rebranding dari brand kuliner ini tidak serta merta hanya merubah logo dan konsep promosi saja, melainkan menu-menu yang disajikan juga. Setelah membawa nama barunya, Warung Lawas mengusung menu-menu hasil kreasi Chef Ananda Putri (Nanduto Home Cooking) sebagai F&B specialist yang bertindak sebagai konsultan dalam pembentukan menu-menu baru sesuai dengan nama "Lawas" itu sendiri.
Signature dishes atau menu yang diunggulkan di Warung Lawas antara lain Nasi Rendang Jamur, Oseng Wagyu Mercon, Jenang Gempol dan Es Sirsak Kasumba sebagai menu nusantara. Sedangkan untuk menu internasional, yang diunggulkan antara lain Wagyu Dutch Steak, Spaghetti Chilli Con Carne dan Nanduto's…