Langsung ke konten utama

Etika Public Relation Dalam Penerapan CSR



            Anne Gregory menyampaikan: dinamis, bergerak cepat dan selalu berkembang dalam tindakannya adalah kata-kata yang tepat untuk menggambarkan Public Relations di Abad 21. Dinamisme dalam era saat ini seharusnya dijalankan seorang Public Relation dengan terus berinovasi untuk tujuan kesuksesan komunikasi perusahaan terhadap masyarakat.
            Perlu disadari bahwa Public Relation menjadi unsur kunci bagi setiap program Corporate Social Responsibility (CSR). Karena CSR menjadi bagian krusial dalam menjaga keberlangsungan interaksi antara perusahaan dengan masyarakat maka konsistensi etika PR dalam menjalankan pekerjaannya menjadi sangat penting.
            Peran PR untuk memegang teguh etika begitu krusial karena sebagai kalangan profesional yang punya keahlian khusus, PR memiliki kekuasaan besar dalam membuat keputusan yang mempengaruhi setiap aspek masyarakat. Hal tersebut sesuai dengan kode etik PR yang disahkan oleh Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas) Indonesia dalam pasal berikut:
Pasal 1 Komitmen Pribadi
Anggota Perhumas harus :
a)      Memiliki dan menerapkan standar moral serta reputasi setinggi mungkin dalam menjalankan profesi kehumasan;
b)      Berperan secara nyata dan sungguh-sungguh dalan upaya memasyarakatkan kepentingan Indonesia;
c)      Menumbuhkan dan mengembangkan hubungan antarwarga Negara Indonesia yang serasi dan selaras demi terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa.
Oleh sebab itu, ketika dalam menjalankan program CSR perusahaan, seorang PR harus berorientasi pada menjaga moralitas pribadinya demi menjaga reputasi perusahaan dan dengan konsisten menjaga hubungan antar masyarakat dengan perusahaan (sustainable).
            Sebagai contoh dalam praktik kegiatan tersebut misalkan PR membuat program CSR berupa aktivitas “Go Green” berarti dari proses hulu hingga hilir seorang PR harus mampu mendampingi dan mengarahkan masyarakat untuk menjalankan program tersebut dengan bantuan publikasi media. Misalkan mulai dari melibatkan masyarakat melakukan kegiatan penanaman bibit pohon, konservasi keberadaan lahan hijau supaya tidak dirusak pihak-pihak yang beritikad buruk, pengawasan terhadap keberlangsungan bibit pohon yang di tanam, dan seterusnya. Dalam hal ini dimaksudkan supaya hubungan antara perusahaan dan masyarakat tidak hanya berhenti sampai pada penanaman bibit pohon saja. Karena ada tanggung jawab bersama dengan dibentuk ikatan antara perusahaan dengan masyarakat melalui peran PR. Hal ini sesuai dengan segi positif PR yang bertanggung jawab secara sosial “PR memenuhi tanggung jawab sosialnya untuk meningkatkan kesejahteraan manusia dengan membantu sistem sosial beradaptasi dengan perubahan dan lingkungan”.
            Praktik tersebut kiranya harus dijaga segi positifnya dengan senantiasa berada di jalur kode etik PR. Sebab dalam praktik-nya dapat muncul kemungkinan segi negatif seperti: PR mendapat keuntungan karena mempromosikan dan mendukung kepentingan khusus, terkadang dengan mengorbankan kesejahteraan publik. Tampak dalam hal ini, integritas dari seorang PR menjadi sangat penting seperti ungkapan Alan Smith “Public Relation yang baik adalah pemikiran bisnis yang baik”.
           

Referensi:
Gregory, Anne, et.al. Public Relations Dalam Praktik. 2004. Penerbit Erlangga: Jakarta
http://biasta.files.wordpress.com/2008/10/kode-etik-humas.pdf

Komentar

m-fahrin mengatakan…
mantap gan, thank infonya telah berbagi share, jd nambah ilmu,he
Ardhi Widjaya & Co mengatakan…
Sama2, thx juga sudah mampir, sukses selalu yaa

Postingan populer dari blog ini

Cara Bercerita Leonie, Tako & Ruth Lewat Cupcakestory

  Pepatah lama pernah mengatakan “say it with flower!” Tapi sekarang, tiga ibu kreatif bernama Leonie, Ruth dan Tako dapat mengganti pepatah tersebut dengan “say it with cupcake!” Sebab produk cupcake dengan brand Cupcakestory yang mereka kreasikan memang menyajikan kue dalam wadah kecil – cup – yang dihiasi dekorasi penuh cerita sesuai dengan keinginan pemesannya, dikemas secara personal. Lalu, bagaimana usaha unik ini terbentuk dan apa latar belakang ketiga perempuan ini? Berawal dari Leonie, yang berlatar belakang wirausaha coffeeshop dan homestay yang ingin menjadi lebih produktif di masa pandemi. Perempuan bernama lengkap Leonie Maria Christianti ini sebenarnya sudah lebih dari satu dekade berkutat dengan dunia cupcake decorating namun belum pernah dibranding secara lebih serius. Saat pandemi muncul di quarter kedua 2020, Leonie memaksimalkan potensinya dengan mengadakan kelas online mendekorasi cupcake dan masih tanpa brand. Aktivitas yang dikerjakan Leonie membuat dua rekannya

SOCIAL JUDGMENT THEORY OLEH MUZAFER SHERIF

Apa yang muncul dalam benak Anda ketika mendapatkan tawaran kredit 0% dari sebuah produk kartu kredit? Bisa macam – macam, mulai dari muncul pertanyaan “Do I need this?”, nanti kalau terlambat pembayaran bunganya akan membumbung, kok bisa bunga 0%? Ah jadi curiga sama banknya nih, bagus dan menarik (sekedar pernyataan begitu saja) atau malah “Aku mau!”. Dari beberapa frasa tersebut, mana yang menurut Anda paling sesuai dengan diri Anda? Dengan begitu, dapat diketahui mengenai Teori Penilaian Sosial (Social Judgment Theory) yang muncul dari perspektif Anda tentang kredit bunga 0% kartu kredit tersebut. Social Judgment Theory (selanjutnya disebut SJT) dipopulerkan oleh Muzafer Sherif, seorang psikolog yang berasosiasi dengan Oklahoma University (meninggal 16 Oktober 1988). Teori ini berarti sebuah penilaian atau pertimbangan atas pesan yang diterima dengan membandingkannya terhadap isu terkini. EGO LATITUDES: ACCEPTANCE, REJECTION & NON COMMITMENT Ungkapan – ungkapan

Kaleidoscope 2021 – Fearless to Step Ahead

  Perputaran bisnis di tahun 2021 ini tantangannya lebih terjal, terutama dengan kemunculan kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) berlevel di semester kedua-nya. Seperti prediksi tahun lalu, kami banyak mengerahkan energi konsultansi di ranah hubungan internal dan manajemen krisis untuk mempertahankan keberlangsungan energi dan semangat klien dalam menjalankan bisnisnya. Februari-April tahun ini menjadi bulan di mana kami nyaris melayani klien tanpa libur, bisnis sempat memiliki perkembangan yang baik pada momen tersebut. Bagaimanapun juga, sebagai Public Relations & MarComm Consulting, kami sungguh menikmati fluktuasi dan dinamika gerakan ini. Terima kasih para klien dan project yang telah membersamai kami. Berikut rangkuman kaleidoskop Ardhi Widjaya & Co selama tahun 2021.   PROJECTS OUTLOOK Suwatu by Mil & Bay Restauran yang berada di perbukitan Sumberwatu daerah Prambanan ini cepat mendapat antusiasme pasar karena pemandangannya yang ind