Rabu, 21 Januari 2015

Instagram for Business Dummies


Produktivitas masyarakat Indonesia di dunia digital terbilang cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan seringnya Indonesia jadi sasaran pertama untuk peluncuran produk-produk gadget hasil produksi terbaru berbagai Negara maju.
       Dengan keberadaan gadget, kini kehidupan seperti ada dalam genggaman, mulai urusan pekerjaan, pergaulan hingga urusan pribadi dan rumah tangga bisa terbantu dengan mudah atas keberadaan teknologi internet dalam gadget. Lazim kiranya di masa sekarang, satu orang memiliki lebih dari satu akun social media untuk melengkapi kehidupannya di dunia digital tersebut. Salah satunya adalah instagram.
        Ya, sebagian besar orang mengenal instagram sebagai social media yang digunakan untuk mengunggah foto yang dapat diedit dengan instan untuk menyajikan efek klasik. Namun sekali lagi, produktivitas masyarakat yang begitu besar di dunia digital yang lebih umum kita sebut sebagai netizen, juga telah menggunakan social media seperti instagram sebagai sarana menjalankan promosi bisnis atau usahanya.
            Terkadang, sebagian orang menjadi hanya sekedar latah untuk ikut-ikutan berpromosi melalui instagram tanpa memahami trik dan strategi yang efektif dalam menggunakan social media ini. Misal, para pebisnis online menjadi latah dengan idealisme mereka dalam menjalankan usahanya. Hal ini bisa memberi pengaruh dalam pemberian nama online shop yang akan dibuatnya tanpa mempertimbangkan aspek menarik atau tidak untuk konsumen. Jangan hanya lantaran kata “Hell Yeah” itu keren diucapkan lalu dijadikan nama akun online shop di Instagram Anda padahal produk yang dijual adalah frozen food.

BIKIN NAMA AKUN           
Sebelum membuat nama akun di Instagram, tentukan dulu jenis dan karakteristik onlineshop Anda. Berikut adalah langkah-langkah dalam memberi nama akun instagram untuk online shop Anda:

1.  Tentukan produk yang dijual
Buat klasifikasi produk yang se-spesifik mungkin, sehingga konsumen akan langsung menempatkan toko online Anda ke dalam Top Of Mind mereka ketika mereka membutuhkan sesuatu yang dijual oleh online shop Anda. Misalnya Anda memilih untuk berjualan online produk fashion. Persempit produk Anda, apakah berupa pakaian, alas kaki, eye wear, asesoris atau lainnya. Pakaian-pun bisa dipersempeit lagi apakah pakaian gaya K-Pop, muslim cowok dan cewek atau muslim ala hijabers dan lain sebagainya. Penyempitan dalam klasifikasi produk yang dijual juga berpengaruh dalam pemberian nama akun instagram sebagai online shop Anda.

2.  Gambarkan karakter Anda
Anda pasti akan lebih suka kalau produk yang Anda jual adalah produk yang Anda kuasai dan sesuai dengan jiwa Anda bukan? Karakter yang Anda miliki dapat membangun karakter produk yang Anda jual dan itu tentu saja akan mengacu pada konsumen seperti apa yang Anda bidik.

3.  Segmentasi konsumen
Setelah menentukan produk yang dijual dan sesuai dengan passion serta gaya Anda, kini Anda bisa menentukan karakteristik dan segmentasi yang sesuai dengan produk yang akan dijual serta gaya berpromosi Anda dan yakinilah mereka akan menjadi target potensial Anda.

4.  Cari garis merah dari poin 1-3
Temukan kesamaan karakteristik antara produk yang Anda jual, gaya Anda dalam berpromosi dan target konsumen Anda, rangkaikan dalam imajinasi dan pilih kata-kata yang tepat sehingga akan sesuai untuk tiga hal tersebut.

5.  Pastikan nama akun yang Anda pilih belum pernah digunakan
Ini menjadi hal yang sangat penting supaya nama akun Anda tampil menjadi nama yang original atau tidak memiliki kemiripan dengan akun online shop lain. 


PILIH FILTER
          Memang ada belasan filter atau sarana edit foto instan di Instagram. Namun sampai saat ini, masih banyak pengguna Instagram yang hanya samar-samar memahami apa yang setiap filter Instagram bisa capai melalui efeknya. Sebagai contoh misalnya, Rise yang hampir akan menghapus noda atau jerawat pada pose muka/ wajah tanpa menghilangkan warna kulit asli seseorang. Sbagai gambaran umum, sepertinya filter yang banyak disukai adalah Sutro, dengan eksposur gelap dan mempesona nya. Lalu selain itu Kelvin juga cukup diminati.
          Rata-rata pengguna Instagram memang dalam satu kali upload foto akan mencoba sekitar satu hingga tiga jenis filter sebelum memutuskan untuk menguploadnya. Terkadang pemilihan filter ini juga bisa menimbulkan kebosanan pada pengguna. Solusinya, terutama bagi pengguna akun Instagram untuk berjualan, no-filter adalah alternatif terbaik untuk memunculkan produk yang Anda jual. Seperti yang tercantum pada bab sebelumnya mengenai cara menyajikan foto yang baik, Anda bisa menggunakan beberapa aplikasi editing foto untuk mengedit foto tanpa filter sebelum di-upload melalui akun Instagram online shop yang Anda miliki.

NO SPAMMING
Supaya Anda dapat mengetahui secara lebih sederhana Apa yang dimaksud spamming, terutama apabila Anda adalah penjual produk secara online di Instagram, Anda perlu menghindari 2 hal penting hal sebagai berikut:

1.  Menggunakan aplikasi auto follow
Biarkan para pengguna Imstagram lainnya mem-follow akun Anda secara sukarela karena itulah yang mereka inginkan. Apabila Anda menggunakan auto follow justru hal ini akan membuat citra Anda sebagai pemilik Instagram menjadi kurang bagus karena berkesan “haus follower”.

2. Berkomentar yang tidak relevan
Apabila Anda menginginkan untuk menaikkan jumlah follower akun Instagram Anda dengan cara memberikan komentar pada akun Instagram lain, maka buatlah komentar yang relevan atau sesuai dengan gambar di psotingan tersebut. Jangan sampai Anda berkomentar untuk meminta di-follow dan atau menawarkan produk dari online shop Anda. Anda boleh menawarkan produk Anda melalui komentar di akun Instagram milik pengguna lain asalkan sesuai dengan gambar atau objek yang ditampilkan pengguna Instagram lainnya tersebut.

Minggu, 11 Januari 2015

Mencitrakan "Pencitraan"


Ketika blog ini ditulis, masih sering penulis melihat tanggapan atas berita presiden Jokowi blusukan ke beberapa daerah disebut "ah itu kan cuma pencitraan doang". Begitu pula kalau ada seseorang yang memposting profil dirinya di media sosial dengan tampilan foto yang sedang nongkrong di restauran mahal atau naik mobil keren, masih sering disebut "paling-paling itu cuma pencitraan" oleh rekan yang lain di media sosial. Sekarang, dengan pernyataan seperti itu, apa arti "pencitraan" dalam benak Anda? 

Kini bila dengar kata "pencitraan" kita jadi berpikir segalanya hanya pura-pura atau tidak sungguh-sungguh ada atau kegiatan yang dilakukan tidak secara substansi alias hanya di permukaan (saja). Penulispun kembali bertanya, sebegitu burukkah sebuah "Pencitraan"?

Dalam ilmu komunikasi, Huddleston menyatakan, pencitraan adalah serangkaian kepercayaan yang dihubungkan dengan sebuah gambaran yang dimiliki atau didapat dari pengalaman. Sedangkan dalam ilmu psikologi, Elizabeth Hurlock menyatakan citra diri merupakan gambaran seseorang tentang dirinya secara keseluruhan, baik yang tercermin dari dalam dirinya (seperti kompetensi, karakter, nilai) maupun tampilan luarnya (penampilan, sikap, bahasa tubuh). Menilik pada dua pengertian tersebut, penulis mengambil hipotesa bahwa pencitraan itu semacam publikasi dari apa yang ada di diri seseorang/ korporat beserta pengalaman yang dimilikinya untuk membangun kepercayaan publik padanya.

Kini coba kita kaji arti kata "Kamuflase". Dalam Kamus Besar bahasa Indonesia, kamuflase adalah perubahan bentuk, rupa, sikap, warna, dsb menjadi lain agar tidak dikenali; penyamaran; pengelabuan. Kalau merujuk pada apa yang jadi persepsi awam mengenai kata "pencitraan" saat ini, menurut penulis lebih tepat bila yang digunakan adalah kata "kamuflase". Misal kita tidak percaya bahwa acara Jokowi blusukan ke pasar tradisional adalah untuk memahami fluktuasi harga bahan pokok, kini kita bisa bilang "ah itu mungkin cuma kamuflase"

Referensi: 
Alma, Buchari. Manajemen Corporate & Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan. 2008. Alfabeta
http://www.pesona.co.id/refleksi/refleksi/pencitraan.bukan.kamuflase/001/001/134

Kamis, 01 Januari 2015

SELVIO: Jawab Keinginan Penggemar Selfie

Sudah menjadi trend saat ini untuk membuat foto gift away yang langsung jadi di berbagai event seperti gathering, seminar atau pesta pernikahan. Biasanya studio foto menyediakan satu booth khusus di lokasi acara dengan fotografer dan mesin cetak foto instant. Kini dengan cara yang lebih ekspresif, Selvio hadir untuk menjawab kebutuhan para penggemar acara foto bersama maupun selfie di berbagai kesempatan tanpa harus mengantri di photobooth dan tidak terpatok pada satu background saja.
     Sebagai brand yang mengusung cetak foto instant, Selvio membuat agenda berfoto menjadi lebih mudah. Contohnya hanya dengan cara mengupload foto di suatu acara yang melibatkan Selvio melalui akun Instagram atau Twitter dan memberinya tanda tagar tertentu seperti #SelvioAndFriends maka otomatis foto Anda akan tercetak di kertas maksimal ukuran 4R dengan diberi bingkai overlay sesuai dengan acara yang Anda hadiri, seru bukan?
     Selvio, brand asli Indonesia yang dimiliki oleh PT Adidaya Mediatama yang berkantor di Slipi, Jakarta Barat ini menawarkan dua paket istimewa untuk produk cetak foto instan, yakni untuk corporate event dan juga wedding. Paket khusus untuk acara wedding ini dinamakan Love Bites, jadi sekarang Anda bisa cetak foto selvie Anda yang sedang berpose "duck face" di dekat pelaminan pengantin. Berikut adalah contoh foto-foto yang dicetak secara instan oleh Selvio:


Intip serunya zona Selvio di akun social medianya yaitu @Selvio.Id untuk Instagram dan @HelloSelvio untuk Twitter.