Jumat, 05 Mei 2017

Swiss Cafe Ciptakan Citarasa 1001 Malam


Kuliner kini tidak hanya soal menikmati makanan. Dari pola gaya hidup yang berkembang membuat kuliner menjadi sarana untuk mengeksplorasi soal rasa, budaya dan tentu saja selera. Swiss Cafe yang berada di Swiss BelHotel Yogyakarta juga menggunakan kuliner sebagai materi yang mampu memberikan rasa yang membangkitkan selera sekaligus memberikan nuansa etnik budaya tertentu dalam tema sajiannya. Dengan demikian, Swiss Cafe rutin membuat program bulanan untuk pemasaran Food & Beverage-nya berupa Cultural Buffet dinner tematis yang tersedia setiap hari Rabu dan Sabtu. 


Pada Rabu, 3 Mei 2017 lalu, diluncurkanlah tema cultural dinner terbaru yakni Sahara - Middle East Food Festival. Diiringi dengan tari perut khas Timur Tengah sebagai pembuka, program yang diluncurkan oleh Dedik Abdillah selaku General Manager Swiss BelHotel Yogyakarta ini menawarkan berbagai menu khas Timur Tengah dalam sajian buffet. Nuansa hiburan yang dihadirkan serta aroma rempah khas masakan Timur Tengah membuat serasa berada dalam kisah 1001 malam ketika hadir di acara tersebut. Dari beberapa menu yang dimunculkan, ada beberapa yang bisa dibilang modifikasi dari menu yang sudah lebih banyak dikenal para penikmat kuliner hanya saja secara ciri khas tetap menonjolkan rempah-rempah khas timur tengah.

Kita mungkin sudah sangat familiar dengan potato wedges. Dalam versi Timur Tengah, khususnya Lebanon, dikenal Batata Harrah, yakni sejenis potato wedges yang memiliki aroma rempah lebih kuat dan rasa cenderung pedas. Selain itu, kalau kita biasa mengenal Nachos dari Mexico yang nikmat disantap dengan saus tomato salsa atau chili con carne, di Sahara - Middle East Food Festival terdapat Babaghanous, semacam "Arabic Nachos" yang disantap dengan cocolan saus eggplant (terong bakar yang dilembutkan menjadi saus). Selain kedua menu tersebut, terdapat berbagai jenis menu khas timur tengah yang kental dengan aroma rempah dan olahan daging domba-nya.

Konsep cultural buffet dinner yang tematis setiap bulan dari Swiss Cafe yang menjadi bagian dari Swiss BelHotel Jogja ini tentu saja turut menyemarakkan varian wisata kuliner di Yogyakarta. Hal ini juga memperlihatkan bahwa hotel kini tidak hanya sebagai tempat singgah para wisatawan untuk bermalam atau para pebisnis untuk meeting saja. Kini hotel juga menjadi bagian dari gaya hidup yang ikonik, tak terkecuali Swiss BelHotel Jogja sebagai salah satu hotel bintang lima yang hadir sebagai salah satu ikon baru kota Yogyakarta.

Rabu, 03 Mei 2017

Esensi Corporate Communication Bagi Sales & Marketing


Selama ini banyak sekali pembahasan yang menyampaikan strategi pengembangan sales atau pembuatan program marketing yang efektif bagi sebuah brand. Hal yang tidak bisa terlepas dari pengembangan strategi dalam sales & marketing bahkan seluruh departemen yang ada dalam sebuah perusahaan adalah peran corporate communication.

Bagi sebuah perusahaan, corporate communication berperan sebagai sarana yang menjembatani antara keinginan pemilik modal atau para pemegang saham dengan langkah-langkah strategis yang akan dijalankan oleh direktur serta para manager dalam perusahaan tersebut, tak terkecuali sales & marketing sebagai divisi yang menjadi ujung tombak keberlangsungan sebuah perusahaan. Ketika seorang investor menempatkan modalnya untuk sebuah pengembangan usaha, salah satu tujuan utamanya tentu adalah pengembangan modal usahanya tersebut. Dalam hal ini sales & marketing akan mengambil peran utama dalam hasil akhir yang diinginkan sang investor. 

Lalu bagaimana supaya alur menjadi seiring sejalan antara pola kinerja sales & marketing dengan output yang dicita-citakan investor? Hal mendasar yang patut disadari adalah pertama perlunya trust dari pihak investor bahwa tim yang dibentuk oleh direksi dan manager mampu bergerak progresif. Lalu yang kedua adalah di jajaran top manajemen perlu menghindari melakukan over promising ke investor seperti jaminan bahwa strategi yang dijalankannya akan growth dalam kurun waktu tertentu. Menempatkan target dengan optimis itu memang perlu tapi tetap diberikan SWOT analysis supaya tidak berujung pada over expectation dari si investor. 

Dua landasan alur komunikasi tersebut selanjutnya perlu dibuatkan cetak biru berupa langkah-langkah pengembangan strategi perusahaan terutama dalam ruang lingkup sales & marketing. Kemudian setelah alur kinerja mulai berjalan dan adanya trial and error, kita minimalkan kemungkinan fraud dengan membuat SOP (Standard Operational Procedure) jadi alur koordinasi sales & marketing dengan divisi terkait lainnya jelas dan mampu mengurangi conflict of interest antar departemen dalam perusahaan. 

Secara sederhana, peningkatan pencapaian perusahaan atas kinerja sales & marketing memang sangat dipengaruhi hasil kinerja yang terintegrasi dengan departemen lainnya. Dimulai dari trust dari pemodal dan jajaran top manajemen, pembentukan strategi corporate communication-lah yang diharapkan mampu mensinergikan cita-cita antar SDM dalam sebuah perusahaan. 

Sumber gambar: https://www.flickr.com/photos/epublicist/8757719565