Minggu, 10 Januari 2016

Netflix - Caught In The Middle


Kehidupan masyarakat urban yang makin sibuk sangat dimungkinkan untuk membutuhkan refreshment di tengah-tengah kesibukan mereka. Apalagi sarana hiburan yang mudah diakses, ada dalam genggaman dan tidak menyita banyak waktu? Tentu saja adalah gadget. Netflix muncul ditengah-tengah "kegalauan" akan masyarakat urban tersebut di awal 2016 ini. Brand ini menyajikan hiburan berupa streaming film dengan praktis dan bisa diakses secara online di manapun dan kapanpun.
     Bagi penulis, kemunculan Netflix juga tidak hanya di tengah-tengah hiruk pikuk-nya masyarakat urban tetapi juga kesesuaian tarif dengan gaya hidup kelas menengah serta usia pertengahan atau muda-dewasa (25-35 tahun). Yak, seolah-olah Netflix telah caught in the middle atau ditangkap oleh segmentasi pasar kelas menengah. Bagi mereka yang hobi menonton film, menyajikannya sebagai hiburan dengan akses yang mudah akan menjadi kebutuhan dan Netflix memunculkan prioritas tersebut. Adapun rate paket berlangganan Netflix juga masih terjangkau karena berkisar di angka seratus ribuan.
     Apabila jaringan TV kabel hanya bisa dinikmati pada perangkat yang tidak bisa dibawa ke mana-mana, Netflix memberikan kemudahan berupa mobile access. Sehingga Anda bisa men-download aplikasi ini pada platform iOS, Windows Phone maupun Android. Selain itu, Netflix juga dapat dinikmati pada perangkat PC maupun laptop yang terkoneksi secara online. Simak cara daftar Netflix pada link di sini.
     Netflix yang didirikan sejak tahun 1997 oleh Reed Hastings ini menjadi sarana penyedia hiburan streaming film yang tingkat peminatnya meledak sejak tahun 2010. Dan sejak 2013, Reed Hastings menempatkan 4 petinggi penting di Netflix. Berikut adalah gambar yang memberikan informasi terkait hal tersebut:





Sumber gambar:

https://vulcanpost.com/371081/netflix-launch-singapore-2016/
https://spideroak.com/about/our-passion
http://www.wsj.com/articles/SB10001424052702303277704579348774128548520
http://www.bloomberg.com/bw/articles/2013-05-09/netflix-reed-hastings-survive-missteps-to-join-silicon-valleys-elite#p2

Tidak ada komentar: