Selasa, 05 April 2016

ASUS and Sustainable Technology


Sebagaimana tagline yang sudah melekat padanya: In Search of Incredible, Asus senantiasa berusaha memberikan hal-hal ajaib kepada target penggunanya melalui inovasi maupun strategi pemasarannya. Dalam pengamatan penulis, sebagai brand yang mengusung "Incredible", Asus membentuk dua keunggulan dalam strategi pemasarannya yaitu untuk menjadi historical serta sustainable.
     Dalam berbagai medan, Asus berusaha mencatat sejarah (historical) akan performa produk serta teknologi yang dibawanya. Sebagaimana yang disampaikan dalam Asus Commercial Business Catalog terbarunya, teknologi yang dibawa perusahaan asal Taiwan ini berhasil menunjukan daya saing dengan mengandalkan ketahanannya:

Di Jalan
Teknologi dari Asus terintegrasi dengan GPS untuk menampilkan peta dinamis di balapan PATAGONIA 2000 sekaligus sebagai perangkat komunikasi mobile. Kemampuan teknologinya sebanding dengan daya tahannya dalam melewati panasnya gurun dan pegunungan berselimut salju dalam balapan tersebut.

Di Ujung Dunia
Dua orang pendaki gunung benama Shi Wang dan Jian Liu membawa notebook Asus S200N dalam pendakian mereka di puncak gunung Vinson Antartika setinggi 16.000 kaki pada tahun 2003. Produk Asus tersebut mereka gunakan untuk merekam dan mencatat pengalaman pendakian yang mereka lakukan.

Di Puncak Tertinggi Dunia
Kapten Wang Yongfong, pernah memimpin ekspedisi pendakian Everest. Notebook Asus seri U5 yang dibawanya bertahan hingga ketinggian 8.848 meter, di saat notebook dari merk lain hanya bisa bertahan hingga ketinggian 5.000 meter.

Di Udara
Notebook Asus juga digunakan oleh NRMA Careflight yakni unit medis melalui jalur udara dengan sarana helikopter yang beroperasi di New South Wales Australia. Daya tahan Asus terbilang kuat terhadap goncangan helikopter.

Di Aero Space
Kosmonot Rusia bernama Sergei Avdeev menggunakan dua jenis notebook Asus yang menemani perjalanannya ke antariksa selama 600 hari.

     Bagi Asus, tampaknya kecanggihan teknologi tanpa kepedulian terhadap lingkungan akan menjadi tidak berarti apa-apa. Sehingga, sebagaimana disampaikan penulis di awal, Asus juga menjadikan unsur sustainability sebagai bagian dari strategi pemasaran produknya.
     Setiap produk yang dipasarkan Asus didesain ramah lingkungan, dalam artian produk-produknya memiliki masa pakai lebih panjang dan mudah didaur ulang. Dalam proses produksinya, tentu Asus juga mengedepankan keramahan terhadap lingkungan. Hal ini ditunjukkan dengan peran aktif Asus dalam program peduli lingkungan seperti EPEAT (Electronic Product Environmental Assesment Tool). EPEAT sendiri mengambil fungsi penting sebagai standard pengaplikasian produk elektronik berbasis teknologi ramah lingkungan.

Sumber gambar:
http://csr.asus.com/english/

Tidak ada komentar: