Rabu, 03 Mei 2017

Esensi Corporate Communication Bagi Sales & Marketing


Selama ini banyak sekali pembahasan yang menyampaikan strategi pengembangan sales atau pembuatan program marketing yang efektif bagi sebuah brand. Hal yang tidak bisa terlepas dari pengembangan strategi dalam sales & marketing bahkan seluruh departemen yang ada dalam sebuah perusahaan adalah peran corporate communication.

Bagi sebuah perusahaan, corporate communication berperan sebagai sarana yang menjembatani antara keinginan pemilik modal atau para pemegang saham dengan langkah-langkah strategis yang akan dijalankan oleh direktur serta para manager dalam perusahaan tersebut, tak terkecuali sales & marketing sebagai divisi yang menjadi ujung tombak keberlangsungan sebuah perusahaan. Ketika seorang investor menempatkan modalnya untuk sebuah pengembangan usaha, salah satu tujuan utamanya tentu adalah pengembangan modal usahanya tersebut. Dalam hal ini sales & marketing akan mengambil peran utama dalam hasil akhir yang diinginkan sang investor. 

Lalu bagaimana supaya alur menjadi seiring sejalan antara pola kinerja sales & marketing dengan output yang dicita-citakan investor? Hal mendasar yang patut disadari adalah pertama perlunya trust dari pihak investor bahwa tim yang dibentuk oleh direksi dan manager mampu bergerak progresif. Lalu yang kedua adalah di jajaran top manajemen perlu menghindari melakukan over promising ke investor seperti jaminan bahwa strategi yang dijalankannya akan growth dalam kurun waktu tertentu. Menempatkan target dengan optimis itu memang perlu tapi tetap diberikan SWOT analysis supaya tidak berujung pada over expectation dari si investor. 

Dua landasan alur komunikasi tersebut selanjutnya perlu dibuatkan cetak biru berupa langkah-langkah pengembangan strategi perusahaan terutama dalam ruang lingkup sales & marketing. Kemudian setelah alur kinerja mulai berjalan dan adanya trial and error, kita minimalkan kemungkinan fraud dengan membuat SOP (Standard Operational Procedure) jadi alur koordinasi sales & marketing dengan divisi terkait lainnya jelas dan mampu mengurangi conflict of interest antar departemen dalam perusahaan. 

Secara sederhana, peningkatan pencapaian perusahaan atas kinerja sales & marketing memang sangat dipengaruhi hasil kinerja yang terintegrasi dengan departemen lainnya. Dimulai dari trust dari pemodal dan jajaran top manajemen, pembentukan strategi corporate communication-lah yang diharapkan mampu mensinergikan cita-cita antar SDM dalam sebuah perusahaan. 

Sumber gambar: https://www.flickr.com/photos/epublicist/8757719565

Tidak ada komentar: