Minggu, 10 Mei 2015

Meningkatkan Produktivitas Tim Dengan Coaching


Kegiatan rutin apa yang sering dilakukan supervisor terhadap tim-nya? Dalam divisi sales misalnya, hal rutin yang dilakukan oleh seorang supervisor dan jawaban paling sering untuk pertanyaan di kalimat pertama paragraf ini muncul adalah seperti briefing, mapping target, evaluasi serta appraisal. Namun tanpa disadari, peran supervisor terkadang penting untuk tidak terlalu terlihat superior di antara tim-nya.
     Coaching, salah satu trik pengelolaan SDM yang bisa menjadi sarana untuk mendukung tim mencapai performa terbaiknya. Menurut Graham Alexander dan Ben Renshaw (penulis buku Supercoaching), coaching merupakan suatu pendekatan individu untuk mengurangi intervensi yang menghambat potensi kerja seseorang untuk memberikan performa terbaik. Namun selayaknya coaching tidak hanya diberikan pada tim yang kurang produktif saja. Memang dalam kasus untuk tim yang kurang produktif tentu memerlukan coaching lebih intensif. 
     Supaya agenda coaching tidak membuat tim merasa seperti di-kepo masalahnya, berikut beberapa hal yang bisa dicoba dalam menjalankan coaching di kalangan supervisor:

Make Friends Outside The Office
     Pada dasarnya peran kita sebagai mahluk sosial di luar urusan pekerjaan tidak bisa disandingkan dengan urusan kantor. Namun hubungan interpersonal yang lebih mudah dibentuk di luar kantor itu mampu menumbuhkan rasa kepercayaan antar tim di lingkungan pekerjaan. Supervisor tidak harus selalu mentraktir ketika membuat acara santai di luar jam kantor beserta tim-nya karena ini adalah acara antar-teman. Suasana yang cair dari luar kantor tersebut dapat lebih mudah digunakan supervisor untuk bertanya tentang hal-hal yang dialami oleh tim-nya ketika bekerja, baik yang menyenangkan maupun kurang menyenangkan terutama yang berhubungan dengan pihak luar seperti klien.

Never Judging
     Upayakan untuk tidak mengeluarkan pernyataan "itu kamu yang salah" ketika tim kita mengalami kendala dalam pekerjaannya dikarenakan mengambil langkah yang kurang tepat. Biarkan mereka belajar dari setiap langkah yang mereka pilih, sebagai supervisor, ketika hal ini terjadi, coba kita ajak mereka diskusi bagaimana untuk mengatasi masalah yang timbul tersebut. Setidaknya memberikan tanggung jawab kepada tim untuk penyelesaian masalah yang telah mereka buat itu akan lebih membuat mereka tertangtang untuk meningkatkan performa daripada sekedar menyalahkan.

Example & Link Back
     Sebagai supervisor, tentu kita pernah berada dan menghadapi masalah di posisi mereka, jangan ragu untuk memberikan contoh hal buruk maupun hal baik yang pernah kita lakukan dalam mencari alternatif penyelesaian masalah. Buat mereka berpikir untuk menemukan hal yang aplikatif untuk diterapkan pada masalah yang dihadapinya atau bisa juga sebagai langkah antisipatif.

     Overall, sebagai supervisor yang memiliki supervisi atau visi yang lebih dibandingkan dengan tim maka itulah fungsi kita untuk membantu tim memperkaya visi mereka. Dengan visi yang semakin kuat dalam tim, tidak diragukan performa anggota tentu akan meningkat.

Tidak ada komentar: