Selasa, 31 Mei 2016

Burza Hotel Story: From Automotive to Hospitality Service


Perkembangan hotel di Yogyakarta saat ini bagi penulis diibaratkan seperti dongeng "Jack and The Beanstalk". Dalam dongeng tersebut, si Jack yang anak petani, hari ini menabur biji kacang di kebun dan besoknya sudah tumbuh pohon kacang raksasa. Demikian ibaratnya pembangunan hotel di Jogja, hari ini peletakan batu pertama, tidak lama lagi hotelpun sudah opening. Persaingan industri hospitality-pun menjadi semakin rigid, terutama pada segmentasi budget hotel. Fenomena inipula yang dihadapi oleh Burza Hotel Yogyakarta.
    Terletak di area selatan kota Jogja tepatnya di Jalan Jogokaryan, Burza Hotel yang dimiliki oleh PT Lautan Berlian Utama Motor, menyajikan konsep budget hotel bintang 3 dengan value yang berbeda dibanding budget hotel lainnya. Diferensiasi yang diusung oleh Burza Hotel Yogyakarta adalah konsep yang menonjolkan unsur seni dan budaya lokal. Tema seni dan budaya yang ditampilkan oleh Burza Hotel Yogyakarta adalah falsafah tokoh pewayangan "Punakawan". Sehingga dari segi desain dan dekorasi bangunannya, Burza Hotel Yogyakarta memunculkan konsep yang humble, diwujudkan melalui lobi yang terbuka dengan pilar-pilar khas joglo Jawa (soko guru) dan nuansa yang ceria seperti karakter punakawan. 
   Korelasi konsep yang diusung Burza Hotel Yogyakarta tersebut juga didukung oleh kedekatan manajemen hotel dengan komunitas seni setempat seperti komunitas seni rupa seniman terkemuka dari Bantul bernama Joko Pekik. Maka jangan heran ketika kita berkunjung ke hotel ini akan menemui berbagai atribut seni rupa etnis yang menggambarkan tokoh Punakawan.
    PT Lautan Berlian Utama Motor selaku pemilik dari Burza Hotel Yogyakarta berusaha memberikan pelayanan yang terbaik dengan menggunakan jasa manajemen hotel dari Gumilang Hospitality - Bandung sejak hotel ini berdiri pada Juni 2015. Burza Hotel Yogyakarta mampu mengakomodir kebutuhan tamu untuk stay dengan nyaman dalam fasilitas yang dimilikinya yakni: 100 kamar deluxe, 1 suite room, ruang meeting dengan kapasitas hingga 200 pax serta 1 unit pendopo yang bisa digunakan untuk pertemuan konsep round table sebanyak 60pax. 
    Selain meng-ekspansi bisnisnya dalam industri perhotelan di Yogyakarta, PT Lautan Berlian Utama Motor juga menempatkan Burza Hotel di Lubuk Linggau Sumatra Selatan. Kota tersebut dianggap prospektif untuk mengembangkan bisnis hotel dikarenakan banyak target konsumen korporat PT Lautan Berlian Utama Motor di kota tersebut. Selanjutnya Burza Hotel juga berencana melanjutkan ekspansi ke Bali. Jadi, kita tunggu cerita Burza selanjutnya....


     

Tidak ada komentar: